Flim tilik

saya saat lihat flim Tilik saya kurang enak sama ibu-ibu yang bernama Tejo ini.Karena cerita dalam video tersebut selama dalam perjalanan sampai tiba kerumah sakit sih ibu tejo ini terus bercerita kepada ibu-ibu yang lain dalam artian kata menggunjing atau mengibah,bahkan memfitnah gadis Yang bernama dian. karena sih dian ini dikenal sebagai kembang desa yang baik juga ramah, sehingga banyak orang yang menyukai dian bahkan Para suami ibu-ibu tadi. Ada dua tokoh yang saya perkirakan menjadi tokoh utama yaitu Bu Dian yan menjadi topik pembicaraan sedari awal dan Bu Tejo yang rasanya begitu pintar, punya kuasa dan tahu akan segala hal. Kedua tokoh ini mewakili perempuan beda generasi dan kebudayaan, Dian adalah bentuk perempuan modern yang banyak menghabiskan waktu untuk bekerja dan memposisikan pernikahan sebagai prioritas namun bukan jalan keluar. saya simpulkan bahwa seorang perempuan ketika masuk dalam lingkungan atau society akan selalu dituntut untuk ikut dalam peraturan yang sebenarnya tidak banyak menguntungkan perempuan itu sendiri. Di masa modern ini masih banyak stigma terhadap perempuan yang memilih untuk bekerja dan berpenghasilan dianggap sebagai golongan perempuan yang “tidak baik”. Pelajaran yang dapat diambil dari cerita ini adalah jangan menilai orang dari perilaku nya saja dan sebagai orang yang bijak harus memanfaatkan internet dengan benar dan janganlah juga menelan berita di sosial media secara mentah-mentah.

Komentar