Flim Jejak langkah -GUSDUR
Flim dokumenter JEJAK LANGKAH - Gus Dur
Abdurrahman wahid atau yang kerap kali dikenal dengan nama Gusdur, ia tutup usia pada 30 desember 2009 silam. Disepanjang hidupnya presiden indonesia ke-4 ini tak pernah lelah menyuarakan keberpihakannya kepada mereka yang berbeda pada kelompok-kelompok yang dikenal sebagai liam tetapi ia merangkul segala kelompok atas nama kesetaraan. Diera kepemimpinannya indonesia membuka lagi ruang-ruang sosial bagi masyarakat yang bertahun-tahun terpinggirkan.
"Jadi ketika beliau menjadi presiden, beliau lah yang memberi keleluasaan buat orang-orang Tionghoa untuk melaksanakan adat-istiadat dan kepercayaannya. Beliau mencabut semua aturan yang diskriminatif Salah satu seorang yang sejak lama mengenal Gus Dur dari dekat adalah rekannya di Forum Demokrasi, Bondan Gunawan. Bondan kemudian diangkat menjadi Sekretaris Pengendalian Pemerintahan dan Pejabat Sementara Sekretaris Negara.
Gus Dur bingung memilih fakultas saat kuliah di universitas ternama di Kairo,Universitas Al-Azhar. Dan mengikuti fakultas yang diambil oleh temanya sendiri. Walaupun beliau sering tertidur saat sidang berlangsung.Namun,ketika mendapat giliran berbicara,Gus Dur menyampaiak urainya dengan cerdas dan tangkas seolah menyimak keseluruhan sidang. Tahun 1949 Gus Dur sempat belajar di SD Kris kemudian pindah ke SD Madraman perwari. Ayahnya selalu menyemangati beliau untuk banyak membaca. Gus Dur pernah mengalami kesulitan beljar si sekolah menengah pertama pada tahun 1954.setahun setelah ayahnya wafat.Sang ibu kemudian mengirimnya ke Yogyakarta untuk meneruskan pendidikan SMP sambil berguru agama kepada KH Ali Maksum di pesantren Krapyak.
Gus Dur juga di kenal sebagai seorang kontroversial serta berdedikasi tinggi kepada penegakan HAM (Hak Asasi Manusia) dan pembela kaum minoritas. Gus Dur memiliki sifat kontroversial, banyak teka-teki sehingga tidak sedikit yang salah mengartikan sifat beliau hingga menimbulkan kesalah pahaman di banyak kalangan. Dari Kecermatan Gus Dur dalam membaca konstilasi politik Indonesia, dan menjadikan NU sebagai salah satu akses penyampaian anspirasi rakyat.
Komentar
Posting Komentar